First Ramadhan with Hubby

# 18-06-2015

Hai Suamiku.. Hari ini adalah Ramadhan pertama bagi kita sebagai suami-istri.

Dan hari ini adalah hari pertama ramadhan tahun ini, jadi banyak yang perlu kita persiapkan termasuk menyesuaikan waktu, mulai dari tarawih, tidur, masak untuk sahur dan berbuka, sampai urusan ‘pribadi’ kita. πŸ˜€

Oh iya, Maafkan aku suamiku, jika di pagi ini (dan pagi-pagi sebelumnya) aku membuatmu menunggu lama karena dandanku ga kelar-kelar. Untuk ke kantor saja aku membutuhkan waktu 1 jam mulai dari mandi sampai siap berangkat sehingga tidak sempat memperhatikanmu.

Maklumilah, karena ketika memakai sunscreen aku mebutuhkan waktu setidaknya 20-30 menit untuk menunggu kering dan meresap ke kulitku sebelum menambahkan bedak. Karena jika tidak memakainya kulitku akan kering dan gosong terkena matahari di Surabaya yang sungguh panas ini. Kamu tidak suka kan kalau kulitku gosong dan jelek. Apalagi jika waktunya keramas, bisa lebih lama lagi karena harus pakai hairdryer dulu. kamu juga tidak suka kan kalau rambutku bau karena rambut basahku tertutupi jilbab.

Tenang saja, selama 20-30 menit menunggu sunscreen-ku kering aku tidak menganggur. Jika biasanya aku menunggu sambil menyetrika baju atau merapikan tempat tidurku tadi pagi aku memilih merapikan benda-benda berserakan dikamar kita.

Lihatlah kabel-kabel yang ada dikamar luas kita. Mereka tidak tergulung dan berjalan sendiri ke keranjang. Begitu juga piring-piring dan gelas-gelas bekas kita sahur. Setelah itu aku memilah-milah baju yang mau dilaundry dan mana baju yang mau aku cuci sendiri.

Oh iya, tadinya setelah merapikan itu semua aku berencana cuci piring dan baju, ternyata waktunya sudah tidak cukup lagi dan kuputuskan untuk menyetrika baju. Dan maaf, dengan terpaksa aku harus membangunkanmu yang sedang tertidur lelap karena kesepakatan kita untuk kamu antar jemput aku berangkat dan pulang kerja. Maaf juga karena tidak sempat merapikan tempat tidur. Seharusnya aku langsung merapikannya begitu kamu bangun. Karena dalam waktu 15 menit kamu sudah akan siap mengantarku berangkat kerja.

Maaf juga, karena sudah marah-marah kepadamu di hari pertama Ramadhan ini. Padahal lagi-lagi itu salahku sendiri, karena tidak bisa membagi waktu dengan baik. Aku lupa, kalau sekarang aku tidak tinggal sendiri, melainkan sudah tinggal dengan suami. Yang otomatis barang yang perlu dirapikan lebih banyak, piring dan baju yang dicuci lebih banyak, sedangkan waktu harus kita bagi dan atur sedemikian rupa untuk berdua.

Sekali lagi maafkan aku yang belum bisa menjadi istri yang baik untukmu. Dan terimakasih selalu sabar menghadapi istrimu yang cerewet ini.

I love you hubby :*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s