Alhamdulillah, POSITIF

#04-07-2015

Hari ini, tanggal 29 Juni 2015, sudah sebulan saya dan suami menikah. Dan sudah 4 hari ini saya telat haid/datang bulan..

Saya ragu apakah ini tanda-tanda kehamilan, atau memang wajar karena kondisi saya yang sedang lelah digabung dengan kondisi sekarang lagi puasa (yang biasanya bikin saya telat haid juga).

Wajah suami terlihat sumringah ketika tahu saya telat haid (meskipun tidak mengakui kegirangannya). Dia memaksa untuk membeli tespack, tetapi saya meminta untuk menunggu hingga satu minggu dulu. Continue reading

First Ramadhan with Hubby

# 18-06-2015

Hai Suamiku.. Hari ini adalah Ramadhan pertama bagi kita sebagai suami-istri.

Dan hari ini adalah hari pertama ramadhan tahun ini, jadi banyak yang perlu kita persiapkan termasuk menyesuaikan waktu, mulai dari tarawih, tidur, masak untuk sahur dan berbuka, sampai urusan ‘pribadi’ kita. πŸ˜€

Oh iya, Maafkan aku suamiku, jika di pagi ini (dan pagi-pagi sebelumnya) aku membuatmu menunggu lama karena dandanku ga kelar-kelar. Untuk ke kantor saja aku membutuhkan waktu 1 jam mulai dari mandi sampai siap berangkat sehingga tidak sempat memperhatikanmu.

Continue reading

Satu titik itu adalah.. kamu

sungkemCeritanya saya lagi galau mau ketemu camer (Aamiin) πŸ™‚

Seminggu sebelum terbang kerumah camer(beda pulau, jadi kesananya terbang) galaunya makin menjadi. Namanya saja galau, ada saja yang jadi pikiran. Mulai deh tanya-tanya ke Ridif, dari pertanyaan yang sedikit nyambung sampai yang ga nyambung blas, dari pertanyaan ga penting sampai yang penting banget seperti “Aku pakai baju apa nanti..” | “Aku ngomong apa nanti..” |”Kalau di tes masak beneran gimana, aku ga bisa masak” .. Yah, harap maklum, kembali lagi, namanya saja lagi galau, hehe >.<
daannn sampailah pada pertanyaan yang sebenarnya ga ada hubungannya dengan pertanyaan-pertanyaan di atas. Trus kenapa di tulis juga?

Continue reading

Unknown syndrom

Love Vector

Beberapa bulan atau minggu atau bahkan hari sebelum menikah, sepasang calon pengantin biasanya akan mengalami yang dinamakan pra-wed syndrome. Sindrom dimana mereka akan merasakan kegalauan. Merasa tidak yakin dengan pilihan dan keputusannya, selalu saja ada hal kecil yang diributkan (rangkuman dari hasil curhat). Biasanya ada yang bisa sabar, ada yang menunda, bahkan ada yang membatalkan.
Sebenarnya hampir semua calon pengantin mengalaminya, solusinya satu.. Continue reading